Sebuah Kisah Indah Di Tahun 2017

AvatarPosted by

Sebuah Kisah Indah di 2017

Tahun 2017 sudah berakhir tetapi banyak kenangan yang saya alami yang selalu terkenang, dalam hal lain tahun ini merupakan tahun yang terbaik di hidup saya. Disini saya ingin bercerita tentang sebuah kisah di tahun 2017, dalam kata lain saya ingin menceritakan kaleidoskop di tahun 2017. Cerita ini dibuat bukan untuk menyombongkan diri tetapi hanya sekedar ingin menuangkan segala pikiran yang ada di otak saya.

Mengawali tahun baru 2017 pada tanggal 2 Januari 2017 saya masuk sekolah untuk memasuki semester genap di kelas 11 dengan perasaan bahagia, bukan karena cinta tetapi karena di akhir semester satu berhasil meraih peringkat 6 (enam) di kelas. Pada tahun ini saya memiliki sebuah impian dalam bidang kepramukaan yaitu untuk bisa mengikuti 4 tingkatan kegiatan Pramuka yaitu Ranting, Cabang, Daerah dan Nasional.

Dan perlahan jalan untuk meraih mimpi itu mulai terbuka walaupun saya baru bisa mengikuti 3 kegiatan yaitu Ranting, Cabang dan Daerah, tetapi hal itu tetap bisa membuat saya bangga dan selalu berusaha memperbaiki diri. Kegiatan Ranting yang saya ikuti yaitu Leadership Camp VI di Kwartir Ranting kedungreja, pada akhir bulan januari 2017. Kemudian kegiatan Cabang yang saya ikuti pada tahun 2017 ada 3 yaitu : Pesta Siaga Cabang pada bulan Februari, Lomba Tingkat III pada bulan Mei, dan Gladi Widya Wijayakusuma pada Bulan September. Untuk kegiatan daerah saya mengikuti Perkemahan Wirakarya Daerah (PWD) IX Jawa Tengah di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga  Aksi Panggung The Beatles Terinspirasi Band Indonesia

Tahun 2017 selain sebagai tahun terbaik, juga merupakan tahun kesedihan bukan hanya untuk saya tetapi untuk para Guru-guru dan teman-teman sekolah. Karena pada tahun ini Sekolah kami kehilangan salah satu Anak didik yang terbaik dia adalah Ulil Hidayah yang meninggal pada tanggal 2 September 2017. Bagi saya Ulil Hidayah merupakan teman yang pertama kali saya kenal di sekolah MA Mafatihul Huda dan pertama kali saya akrab dengannya, memang aneh kok kenapa saya pertama kali lebih akrab dengan seorang wanita bukan seorang pria, kalian pasti tau alasannya lah. Selain sebagai teman akrab, menurut saya Ulil merupakan anak yang rajin, ulet, pantang menyerah dan selalu bersemangat. Hal ini terlihat ketika saya menjenguknya di Rumah Sakit Islam Fatmawati (± 7 hari sebelum meninggal), walaupun terbaring lemah dia tetep berusaha untuk bangkit.

2017 : AKU DAN ORGANISASI

Tahun 2017 juga merupakan tahun saya mengikuti banyak organisasi baik itu organisasi sekolah maupun organisasi luar sekolah. Tercatat dalam tahun 2017 ini saya mengikuti 6 organisasi yaitu : Patroli Keamanan Sekolah (jarang aktif), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Benang Merah, Dewan Kerja Ranting Cipari (DKR /memutuskan resign akhir 2017), Unit Cyber Journalist Cilacap, Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kedungreja. Banyak yang mengatakan banyaknya organisasi yang saya ikuti membuat saya tidak akan mampu dalam melakukan kegiatan sekolah, tetapi bagi saya sendiri organisasi membuat kita berkembang untuk menuju perjalanan masa depan.

2017: AKU DAN PRAMUKA


Foto bersama Ka Agung Rizky Sudrajat anggota DKC Cilacap saat kegiatan Perkemahan Wirakarya Daerah

Tahun 2017 merupakan agenda yang padat untuk kegiatan kepramukaan, sudah saya singgung di atas bahwa pada tahun 2017 saya bermimpi untuk mengikuti kegiatan di 4 tingkatan. Terlebih pada tahun 2017 merupakan diadakannya kegiatan Raimuna Nasional, yaitu kegiatan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega Se Indonesia, Raimuna sendiri merupakan kegiatan terbesar yang dilaksanakan oleh Kwartir Nasional.

Baca Juga  Masih Ingatkah Kalian Dengan Permainan Masa Kecil Yang Hampir Punah

Sudah disinggung di atas, kegiatan kepramukaan yang pertama kali saya ikuti adalah kegiatan Leadership Camp VI di Lapangan Mini Kwartir Ranting Kedungreja, waktu itu saya sebagai sangga kerja atau panitia kegiatan tersebut. Setelah Kegiatan tersebut kegiatan pramuka selanjutnya adalah Pesta Siaga Ranting Cipari, tetapi saya tidak mengikuti kegiatan tersebut karena ada suatu hal.

Kegiatan pramuka pertama saya di tingkat Cabang pada tahun 2017 adalah Pesta Siaga Cabang, kegiatan tersebut merupakan tugas pertama di Organisasi Dewan Kerja Cabang sebagai Unit Cyber Jornalist, walaupun saya hanya bertugas setengah hari. Kegiatan Cabang saya selanjutnya adalah Lomba Tingkat 3 yang dilaksanakan di Pantai Widarapayung pada bulan Mei 2017, di kegiatan ini pertama kali saya bertemu dengan Bapak Bupati Cilacap secara langsung yaitu H. Tatto Suwarto Pamuji.

Pada Ramadhan tahun ini juga merupakan pertama kalinya saya mengikuti kegiatan Pengamanan Arus Mudik (PAM) di Sanggar Bhakti Pramuka Cilacap. Waktu itu saya ditugasi sebagai pengontrol Base Station. Kegiatan itu dilaksanakan pada H-5 lebaran sampai H+7 lebaran. Karena jarak yang terlampau jauh antara rumah saya di Kedungreja dengan Sanggar Pramuka Cilacap, sehingga memaksakan saya untuk menginap di sana selama 10 hari, tercatat saya hanya kembali ke rumah hanya 1 hari yaitu saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Setelah bersilaturahmi dengan saudara kemudian pada hari ke 2 saya di Contact oleh rekan di Cilacap supaya cepat merapat ke sanggar, dan akhirnya pada sore hari waktu kalau tidak salah hari Senin, saya langsung berangkat ke Sanggar Bakti Cilacap. Pada bulan September 2017 saya mengikuti kegiatan terakhir di Cabang yaitu Gladi Widya Wijayakusuma, di Lapangan Wijayakusuma, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Baca Juga  Tepat Pada Hari Ini 4 Februari 2018 Jejaring Sosial Ini Genap Berusia 14 Tahun

Pada bulan Oktober saya mengikuti kegiatan Daerah untuk pertama kalinya yaitu Perkemahan Wirakarya Daerah di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen. Pada perkemahan wirakarya pramuka dituntut untuk melaksanakan kegiatan bakti masyarakat seperti bedah rumah, bersih desa, pembuatan talud, betonisasi jalan dan lain sebagainya.

2017 : AKU DAN SEKOLAH

candid photo
Foto candid saat mengerjakan soal

2017 bisa dibilang sebagai tahun naik turunnya nilai saya di sekolah, di tahun ini saya mengalami rangking terburuk selama masa sekolah dari Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah yaitu Ranking 15. Banyak yang mengatakan bahwa Ranking tersebut di karenakan saya terlalu banyak ikut organisasi dan kegiatan. Tetapi saya membantah hal itu karena bagi saya organisasi membuat kita untuk berkembang dan hal itu saya buktikan saya mampu mendapat Ranking 8 di akhir 2017.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *