Mengenal Saka Bakti Husada

AvatarPosted by
Setelah kemarin saya memposting tentang Satuan Karya Pramuka atau Saka, kali ini kita akan membahas kembali tentang Satuan Karya (Saka). Untuk organisasi kesakaan yang akan kita bahas saat ini adalah Saka Bakti Husada (SBH). Saat ini Petunjuk Penyelenggaraan Saka Bakti Husada di tetapkan di Surat Keputusan Nomor 154 tahun 2011, karena SK Kwarnas nomor 53 tahun 1985 perlu disesuaikan dengan perkembangan Gerakan Pramuka saat ini, sehingga tahun 2011 Kwartir Nasional melakukan revisi dan penyempurnaan.

1. PENGERTIAN

Saka Bakti Husada adalah salah satu jenis Satuan Karya Pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang kesehatan yang dapat diterapkan pada diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat dan mengembangkan lapangan pekerjaan di bidang kewirausahaan. Kesehatan yang dimaksud adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial untuk memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

2. FUNGSI

Saka Bakti Husada memilik fungsi sebagai berikut :

  • Wadah pendidikan dan pembinaan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang kesehatan.
  • Sarana untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif.
  • Sarana untuk melaksanakan bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara.
  • Sarana untuk mencapai pendidikan dan pengembangan Gerakan Pramuka.
Baca Juga  Mengenal Kegiatan Luar Ruangan : Mountaineering

3. KRIDA – KRIDA

Krida adalah bagian terkecil dari Saka, sebagai wadah kegiatan keterampilan, pengetahuan dan teknologi tertentu. Krida berisi sub bidang tertentu yang menjadi ciri khas suatu Saka. Setiap Krida beranggotakan 5 sampai dengan 10, sehingga dalam satu Saka Bakti Husada dimungkinkan adanya beberapa krida yang sama. Apabila ada satu jenis krida memiliki peminat lebih dari 10 maka, di setiap Krida dibelakangnya ditambah dengan angka misal Krida Bina Gizi 1, Krida Bina Gizi 2, dan seterusnya. Di setiap krida terdapat Pimpinan Krida, yaitu seseorang yang berasal dari anggota Saka yang dipilih oleh seluruh anggota Krida. Ada 6 (enam) Krida di Saka Bakti Husada, yaitu :

  • Krida Bina Lingkungan Sehat
  • Krida Bina Keluarga Sehat
  • Krida Pengendalian Penyakit
  • Krida Bina Gizi
  • Krida Bina Obat
  • Krida PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

4. KELENGKAPAN ORGANISASI

Dalam setiap jenis organisasi pasti semuanya memiliki kelengkapan organisasi, entah itu organisasi masyarakat, organisasi sekolah maupun organisasi yang lain, karena organisasi tanpa kelengkapan organisasi bagaikan rumah tanpa pondasi. Saka Bakti Husada memiliki kelengkapan sebagai berikut :

  1. Anggota
  2. Anggota Saka Bakti Husada, adalah Pramuka Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pramuka Pandega (berusia 16 – 25 tahun) dari gugus depan yang memiliki minat dan bakat di bidang kesehatan.

  3. Pamong Saka Bakti Husada
  4. Pamong Saka Bakti Husada adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka berkualifikasi Pembina Mahir yang bertanggung jawab atas pembinaan dan pengembangan Saka Bakti Husada.

  5. Instruktur Saka Bakti Husada
  6. Instruktur Saka Bakti Husada, adalah anggota Gerakan Pramuka atau orang yang ahli dalam bidang kesehatan menyumbangkan tenaga dan kemampuannya untuk membantu Pamong Saka Bakti Husada.

  7. Pimpinan Saka Bakti Husada
  8. Pinsaka atau Pimpinan Saka Bakti Husada adalah badan kelengkapan kwartir yang bertugas memberi bimbingan organisatoris dan teknis kepada Saka Bakti Husada serta memberikan bantuan fasilitas atau dukungan lainnya.

  9. Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada
  10. Mabisaka atau Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada adalah suatu badan yang terdiri atas pejabat Instansi dan tokoh masyarakat yang memberi dukungan dan bantuan moral, materiil, financial untuk pendidikan dan pembinaan Saka Bakti Husada.

  11. Dewan Saka Bakti Husada
  12. Dewan Saka Bakti Husada adalah badan yang dibentuk oleh anggota Saka Bakti Husada, beranggotakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang bertugas merencanakan dan memimpin pelaksanaan kegiatan Saka Bakti Husada sehari-hari di satuannya. Secara garis besar tugas dan susunan Dewan Saka sama seperti Dewan Ambalan ataupun Dewan Racana.

Baca Juga  Mengenal Satuan Karya yang Ada Di Indonesia

5. SYARAT ANGGOTA SAKA BAKTI HUSADA

Untuk menjadi anggota Saka Bakti Husada ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu :

  1. Mendapat Ijin dari orang tua atau wali dan pembina gugus depannya.
  2. Telah memasuki usiaPramuka Penegak atau Pramuka Pandega, (Berusia antara 16 sampai 25 tahun)
  3. Sehat jasmani dan sehat rohani.
  4. Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota Saka Bakti Husada, secara sukarela dan tertulis.
  5. Bersedia berperan aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Saka Bakti Husada.
  6. Bersedia dengan sukarela mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat dan sanggup mentaati segala ketentuan yang berlaku bagi anggota Saka Bakti Husada.
  7. Bagi calon anggota Saka Bakti Husada yang belum menjadi anggota Gerakan Pramuka harus bersedia menjadi anggota gugus depan Gerakan Pramuka setempat.
  8. Tidak sedang menjadi anggota Satuan Karya lain.

Demikian kaka-kaka postingan saya tentang Salah satu Satuan Karya atau Saka Gerakan Pramuka yaitu Saka Bakti Husada. Jika kaka berminat atau mempunyai bakat di bidang kesehatan dan kaka juga menyukai kegiatan pramuka yang berorientasi di bidang kesehatan, Saka Bakti Husada adalah jawabannya. Di Saka Bakti Husada selain kaka mampu memahami tentang kesehatan dan pramuka kaka juga dapat menemukan teman baru dan memperluas jaringan pertemanan. Untuk postingan selanjutnya InsyaAllah saya akan membahas dan belajar bareng tentang kesakaan yang lain yaitu Saka Pariwisata

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *